Beranda > @GNS3 Lab, Routing TCP/IP Volume 1 > Konfigurasi Routing Statik: Recursive Table Lookup

Konfigurasi Routing Statik: Recursive Table Lookup

Semua entri route sebenarnya tidak harus menunjuk pada router next-hop. Perhatikan topologi berikut:

recursivetopology-copy

Pooh akan dikonfigurasi seperti berikut:

Pooh#conf t
Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.
Pooh(config)#ip route 10.1.30.0 255.255.255.0 10.1.10.2
Pooh(config)#ip route 10.1.10.0 255.255.255.0 192.168.1.194
Pooh(config)#ip route 192.168.1.192 255.255.255.224 192.168.1.66
Pooh(config)#^Z
Pooh#

Jika Pooh harus mengirimkan paket ke host 10.1.30.25, maka ia akan mencari dalam tabel routing dan menemukan bahwa subnet tersebut dapat dicapai via 10.1.10.2. Karena address tersebut bukanlah network yang terhubung langsung (directly connected) maka Pooh akan mencari lagi dalam tabel routing dan menemukan bahwa network 10.1.10.0 dapat dicapai via 192.168.1.194. Subnet tersebut ternyata juga bukanlah network yang terhubung langsung, maka pada pencarian tabel routing yang ketiga Pooh menemukan bahwa network 192.168.1.192/27 dapat dicapai melalui 192.168.1.66 yang ternyata adalah sebuah subnet yang terhubung langsung. Kini paket sudah dapat diforwardkan.

Karena setiap pencarian dalam tabel routing membutuhkan waktu, maka adalah suatu keputusan yang tidak bijak jika desain network ternyata memaksa router melakukan pencarian pada tabel routing berkali-kali dalam keadaan normal.

Contoh topologi berikut menunjukkan sebuah pencarian tabel routing rekursif yang mungkin berguna. Disini Sanderz dapat mencapai semua network via Heffalump. Tetapi, admin berencana untuk menghilangkan Heffalump dan mengalihkan traffik route agar melalui Woozle. 12 entri route pertama tidak menunjuk ke Heffalump, tetapi ke router yang bersesuaian yang berada pada subnet 10.87.14.0. Entri route terakhir menentukan bahwa subnet 10.87.14.0 dapat dicapai via Heffalump.

recursive-example
Tabel routing Sanderz dapat dengan mudah dimodifikasi agar mengalihkan semua forward route melalui router next-hop yang berbeda, cukup dengan mengubah satu entri routing statik sebagai berikut:

Sanderz(config)# ip route 10.87.14.0 255.255.255.0 10.23.5.95
Sanderz(config)# no ip route 10.87.14.0 255.255.255.0 10.23.5.20

Jika saja semua routing statik menunjuk pada 10.23.5.20 (Heffalump) sebagai address next-hop, maka admin harus menghapus ke-13 baris entri route dan mengetikkan13 baris baru dalam tabel routing. Akan tetapi perlu dipertimbangkan juga pilihan antara mengetik ulang konfigurasi ataukah membebani router dengan pencarian rekursif.

  1. nanang
    September 24, 2010 pukul 3:45 am

    thank’s. but perlu di tambahi atow diperjelas dengan bahasa yang lebih rendahhh.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: