Beranda > @GNS3 Lab, Routing TCP/IP Volume 1 > Konfigurasi Routing Statik: Route Summary

Konfigurasi Routing Statik: Route Summary

Route summary adalah address yang mencakup beberapa spesifik address lain yang berada dalam tabel routing. Mask yang digunakan pada entri route lah yang membuat routing statik menjadi begitu fleksibel; dengan menggunakan address mask yang sesuai, kadang kita bisa membuat satu route summary untuk beberapa address destination.

Misalnya, pada contoh IPv4 sebelumnya menggunakan 2 entri untuk setiap data link. Mask dari setiap entri bersesuaian dengan mask yang digunakan oleh interface-interface mesin yang terhubung pada data link. Dari topologi yang digunakan sebelumnya (lihat gambar dibawah), kita dapat melihat bahwa subnet 10.4.6.0/24 dan 10.4.7.0/24 dapat ditetapkan dalam Piglet sebagai satu buah entri tunggal 10.4.0.0/16, dapat dicapai melalui Tigger. Demikian juga, subnet 192.168.1.0/27 dan 192.168.1.64/27 dapat dijadikan satu entri tunggal menjadi 192.168.1.0/24, dapat dicapai melalui Tigger. 2 entri route ini 10.4.0.0/16 dan 192.168.1.0/24 adalah route summary.

Piglet#conf t
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Piglet(config)#ip route 192.168.1.0 255.255.255.0 192.168.1.193
Piglet(config)#ip route 10.4.0.0 255.255.0.0 192.168.1.193
Piglet(config)#^Z
Piglet#

topology_gns31

Semua subnet dari network 10.0.0.0 juga dapat dijangkau dari Pooh melalui Tigger men jadi satu buah entri tunggal untuk address major network dan mask yang sesuai sudah cukup untuk .

Pooh#conf t
Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.
Pooh(config)#ip route 192.168.1.192 255.255.255.224 192.168.1.66
Pooh(config)#ip route 10.0.0.0 255.0.0.0 192.168.1.66
Pooh(config)#^Z
Pooh#

Dari Eeyore, semua address tujuan yang diawali dengan 192 dapat dicapai melalui Tigger.

Eeyore#conf t
Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.
Eeyore(config)#ip route 192.0.0.0 255.0.0.0 10.4.6.1
Eeyore(config)#ip route 10.1.0.0 255.255.0.0 10.4.6.1
Eeyore(config)#^Z
Eeyore#

Summary routes juga dapat diterapkan pada address destination IPv6 seperti pada contoh IPv6 sebelumnya.

Honeyport memiliki 2 route statik yang dapat di summarize (dijadikan summary route) menjadi satu group yang terdiri dari fec0:0:0:8:: sampai fec0:0:0:b:: dengan mengubah panjang prefix dari 64 menjadi 62 seperti pada contoh berikut:

Honeypot#conf t
Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.
Honeypot(config)#no ipv6 route FEC0:0:0:8::/64 s1/0
Honeypot(config)#no ipv6 route FEC0:0:0:A::/64 s1/0 FEC0::3:CE03:DFF:FEC8:0
Honeypot(config)#ipv6 route fec0::8:0:0:0:0/62 FEC0::3:CE03:DFF:FEC8:0
Honeypot(config)#^Z
Honeypot#

Dengan meringkas beberapa subnet menjadi satu group, jumlah entri routing statik dapat dikurangi secara drastis. Tetapi, route summary harus dilakukan dengan hati-hati; jika terjadi kesalahan, perilaku routing yang tidak diharapkan dapat terjadi.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: