Beranda > Routing TCP/IP Volume 1 > TCP/IP Protocol Layers

TCP/IP Protocol Layers

TCP/IP Protocol Layers

Gambar dibawah ini menunjukkan TCP/IP protocol suite dalam hubungannya dengan model OSI.

tcp-ip-protocol-suite

Physical layer terdapat protokol-protokol yang berhubungan dengan medium fisik yang dengannya TCP/IP berkomunikasi. Secara resmi, protokol-protokol pada layer ini tergolong menjadi 4 kategori :

  • Electrical/optical protocols: adalah protokol-protokol yang mendeskripsikan karakteristik sinyal seperti voltase, encoding, dan bentuk sinyal.
  • Mechanical protcols: adalah spesifikasi seperti dimensi konektor atau metal bahan kabel.
  • Functional protocols: mendeskripsikan apa yang dilakukan oleh sesuatu. Misalnya “request to send” adalah deskripsi fungsi dari pin 4 pada konektor EIA-232-D.
  • Procedural protocols: mendeskripsikan bagaimana sesuatu dilakukan. Seperti, angka biner 1 terwakili dalam lead EIA-232-D sebagai voltase kurang dari 3 volts

Data Link Layer terdiri dari protokol-protokol yang mengontrol physical layer : bagaimana mengakses dan berbagi medium, bagaimana perangkat pada medium di identifikasi, dan bagaimana data dijadikan dalam format frame sebelum di transmit ke dalam medium. Beberapa contoh protokol data-link antara lain IEEE 802.3/Ethernet, Frame Relay, ATM, dan SONET.

Internet Layer, bersesuaian dengan network layer pada OSI, bertanggung jawab untuk memungkinkan proses routing data melewati jalur logik dengan mendefinisikan format paket dan format addressing. Layer ini lah yang akan banyak kita bahas pada postingan-postingan dengan kategori yang sama.

Host-to-Host layer, Sering juga disebut Transport Layer berkorespondensi dengan transport layer pada OSI, menetapkan protokol-protokol yang mengontrol internet layer, seperti halnya data link layer mengontrol physical layer. Kedua layer host-to-host dan data link dapat menentukan mekanisma seperti flow-control dan error-control. Perbedaan keduanya adalah protokol-protokol data-link mengontrol traffik pada medium fisik yang menghubungkan kedua mesin, sedangkan protokol-protokol pada transport layer mengontrol traffik pada sambungan logik dari kedua komputer dimana koneksi logiknya melewati beberapa data link

Application Layer berkorespondensi dengan layer session, presentation, dan application pada OSI. Meski beberapa protokol routing seperti Border Gateway Protocol (BGP) dan Routing Information Protocol (RIP) berada pada layer ini, namun layanan utama dari layer ini adalah sebagai interface agar aplikasi user dapat mengakses network.

Kesamaan fungsi pada protocol suite diatas dengan protocol suite lainnya adalah adanya multiplexing antar-layer. Banyak aplikasi yang mungkin menggunakan layanan pada host-to-host layer, dan banyak servis pada host-to-host layer yang mungkin menggunakan internet layer. Bermacam protocol suite dapat berbagi physical link dengan menggunakan protocol data-link yang sama.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: