Menggunakan TCL Script
Tujuan
- Mempelajar penggunaan TCL scripts untuk memverifikasi koneksi
- Mengidentifikasi adanya kegagalan koneksi
Topology

Langkah 1 : konfigurasi awal
Kopi pastekan konfigurasi berikut pada masing-masing router Read more…

Kopi pastekan konfigurasi berikut pada masing-masing router Read more…
Tabel Topologi inilah yang membedakan dengan protokol distance vector, dimana tabel topologi pada link-state merupakan gambaran menyeluruh mengenai network, sedangkan pada distance vector hanya berisi list dari apa-apa yang diketahui oleh neighbor, itulah mengapa distance vector disebut juga sebagai routing by rumour.
Tabel topologi akan berisi semua jalur/path yang mungkin untuk menempuh setiap network destination. Dan untuk setiap network destination akan dipilih satu jalur/path terbaik yang kemudian akan disimpan kedalam tabel routing.
Setelah beberapa waktu yang lama, link-state router akan saling mengirimkan update secara periodic yang berisi keseluruhan informasi routing untuk memastikan konsistensi informasi pada semua router dalam 1 area, pada OSPF hal ini terjadi setiap 30 menit. Read more…

Secara default, EIGRP mendukung fitur yang disebut auto-summary, dimana auto-summary akan secara otomatis melakukan summarization beberapa subnet kedalam bentuk major network classful untuk setiap subnet/network yang akan di advertise melewati boundary (batas) major network yang berbeda. Misalnya pada topologi diatas, router BB akan otomatis melakukan summarization untuk network 172.30.0.0/24 – 172.30.7.024 saat akan di advertise ke R2 karena melewati kelas major network yang berbeda (10.1.24.0/30). Dalam hal ini network-network tersebut akan di summary menjadi bentuk major network classfull 172.30.0.0/16 ke R2 dan R3.
R2#sh ip route
Codes: C – connected, S – static, R – RIP, M – mobile, B – BGP
D – EIGRP, EX – EIGRP external, O – OSPF, IA – OSPF inter area
N1 – OSPF NSSA external type 1, N2 – OSPF NSSA external type 2
E1 – OSPF external type 1, E2 – OSPF external type 2
i – IS-IS, su – IS-IS summary, L1 – IS-IS level-1, L2 – IS-IS level-2
ia – IS-IS inter area, * – candidate default, U – per-user static route
o – ODR, P – periodic downloaded static route
Gateway of last resort is 10.1.24.2 to network 0.0.0.0
D 172.30.0.0/16 [90/2297856] via 10.1.24.2, 00:09:31, Serial0/0
10.0.0.0/8 is variably subnetted, 3 subnets, 2 masks
C 10.1.2.0/24 is directly connected, Ethernet1/0
C 10.1.24.0/30 is directly connected, Serial0/0
D 10.1.34.0/30 [90/2195456] via 10.1.2.1, 01:04:04, Ethernet1/0
D* 0.0.0.0/0 [90/2297856] via 10.1.24.2, 01:04:04, Serial0/0

R2#conf t
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
R2(config)#router eigrp 1
R2(config-router)#network 10.0.0.0 R2(config-router)#no auto-summary
R2(config-router)#^Z
R2#
R3#conf t
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
R3(config)#router eigrp 1
R3(config-router)# network 10.0.0.0
R3(config-router)# no auto-summary
R3(config-router)#^Z
R3#
Untuk memverifikasi apakah protokol EIGRP sudah aktif bisa menggunakan perintah Read more…
Setelah bermain konsep dan teori ospf, mubazir donk kalo gak dipraktekin, apalagi orang sering bilang practices make perfect, hmmm, ga ada salahnya dicoba…

Topologi Jaringan OSPF
Gambar diatas adalah gambaran topologi jaringan dari gns3. semua router menggunakan cisco ios 3660. untuk R1 dan R4 aku tambahkan modul NM-4T pada slot-1 dan membuat keduanya terkoneksi secara point-to-point. berikut konfigurasi start-up setiap router sebelum bermain-main dengan ospf
R1
R1#sh ip int brief
Interface IP-Address OK? Method Status Protocol
FastEthernet0/0 172.30.49.1 YES manual up up
FastEthernet0/1 unassigned YES unset administratively down down
Serial1/0 10.1.14.1 YES manual up up
Serial1/1 unassigned YES unset administratively down down
Serial1/2 unassigned YES unset administratively down down
Serial1/3 unassigned YES unset administratively down down
R4
R4#sh ip int brief
Interface IP-Address OK? Method Status Protocol
FastEthernet0/0 172.30.50.4 YES manual up up
FastEthernet0/1 unassigned YES NVRAM administratively down down
Serial1/0 10.1.14.2 YES manual up up
Serial1/1 unassigned YES NVRAM administratively down down
Serial1/2 unassigned YES NVRAM administratively down down
Serial1/3 unassigned YES NVRAM administratively down down
R2
R2#sh ip int brief
Interface IP-Address OK? Method Status Protocol
FastEthernet0/0 172.30.50.2 YES NVRAM up up
FastEthernet0/1 unassigned YES NVRAM administratively down down
R3
R3#sh ip int brief
Interface IP-Address OK? Method Status Protocol
FastEthernet0/0 172.30.50.3 YES NVRAM up up
FastEthernet0/1 unassigned YES NVRAM administratively down down
Sekarang mari kita mulai mengkonfigurasi setiap router agar semua network bisa terhubung menggunakan protokol OSPF
[mode semangka,eh semangat: on
]
DR & BDR
Dalam satu segment network, salah satu router akan dipilih menjadi Designated Router (DR) dan satu lagi dipilih menjadi Backup Designated Router (BDR). BDR tidak melakukan peran apapun kecuali jika DR mati/offline.
Setiap router dalam satu shared segment (segment dimana beberapa router terhubung dalam satu network) jika mengalami perubahan network akan mengirimkan update kepada alamat multicast 224.0.0.6 yang anggotanya hanya DR dan BDR , kemudian DR akan mengirimkan ulang update yang diterima kepada alamat multicast 224.0.0.5 yang anggotanya seluruh router dalam segment tersebut.
Pemilihan siapa yang menjadi DR atau BDR didasarkan pada “Router Priority”, siapapun yang memiliki router-priority paling tinggi akan dipilih sebagai DR dalam segment tersebut. Tetapi seringkali router dalam keadaan default memiliki router-priority yang sama, dalam keadaan seperti ini maka pemilihan DR/BDR akan didasarkan pada router-id.
Setiap router dalam satu shared segment selain DR/BDR hanya memiliki neighbor relationship pada keadaan full-state dengan DR dan BDR, selain itu neighbor relationship yang mereka miliki berada dalam keadaan 2-way state. Jadi, maksimum full-state neighbor relationship yang dimiliki router dalam satu segment hanyalah 2 buah.
Tipe-tipe paket OSPF
Hello
Database Description (DBD)
Link-State Request (LSR)
Link-State Advertisement (LSA), paket paling besar, berisi update dari setiap router per router.
Link-State Update (LSU)
Link-State Acknowledgement (LSACK), OSPF tidak menggunakan TCP/UDP, ospf menggunakan protokol layer 4 tersendiri dan LSACK adalah pengganti ACK yang biasa digunakan dalam TCP. Jadi OSPF bersifat reliable.
Link-State Routing Protocols
OSPF Neighbor Relationship
Hubungan ketetanggaan hanya bisa terjadi pada router-router yang berada dalam satu area. Berikut langkah-langkah yang dilakukan oleh router untuk menjalin neighbor relationship dengan router lain.
Master mengirimkan paket Database Description (DBD)
DBD = potongan dari link-state database (bukan keseluruhannya)
Slave juga mengirimkan paket DBD nya.
DBD diterima dan diperiksa oleh masing-masing router *Loading State*
Neighbor terjalin *full state*
Setelah terjalin hubungan ketetanggaan (neighbor) maka router-router akan menjalankan algoritma SPF dan mulai mengisi routing table.
Komentar