Standard dan Model Network
Standard network membuat aturan-aturan standard bagaimana bagian perangkat-perangkat network yang berbeda dapat melakukan koneksi satu sama lain, sedangkan model network menyediakan prinsip-prinsip panduan dibalik pengembangan standard network. Model network yang paling banyak digunakan saat ini adalah model OSI.
Standards
Standar network berlaku seperti hukum/undang-undang yang tidak boleh dilanggar. Tidak ada hukuman resmi bagi vendor yang tidak mengikuti standard ini, tetapi penggunaan peralatan yang diproduksi oleh vendor yang tidak mengikuti standard bisa menjadi terbatas. Standard dibuat untuk memastikan komunikasi level terendah pada media pun dapat terjadi, sehingga klien-klien, perangkat-perangkat network, dan aplikasi-aplikasi semua dapat bekerja bersama. Hal ini sangat penting agar pengguna network dapat membeli perangkat-perangkat dari vendor yang berbeda-beda.
Ketika vendor mengimplementasikan fitur yang tidak mengikuti standar, maka fitur tersebut tergolong proprietary. Fitur proprietary seringkali mempunyai fungsi-fungsi tertentu yang hanya dimiliki oleh bagian tertentu dari produk vendor.
Models
Seperti yang telah disebutkan, standard network berlaku seperti hukum/undang-undang: untuk mengatur bagaimana network-network yang berbeda dapat berkomunikasi satu sama lain. Model network pada sisi lain menyediakan prinsip-prinsip panduan untuk pengembangan dan implementasi standard network tersebut.
Model network paling lazim digunakan saat ini adalah model OSI. Hampir semua standard network terfokus pada bagaimana standard dapat mencocoki model OSI.

Komentar